RaceCore LAB
0xnLabs Applied IoT
KALIBRASI 2-TITIK // GNSS 25Hz

Kalkulator & Panduan Kalibrasi

Selaraskan waktu telemetri 25Hz RaceCore dengan alat acuan standar sirkuit (RaceBox / Dragy).

PRASYARAT MUTLAK SEBELUM RUN

Reset Unit: SKL = 1 (1.0000) & OFFSET = 0 (0.000s)

Wajib reset pengaturan kalibrasi lama ke default pabrik sebelum uji coba bersama RaceBox agar data tidak terkalibrasi ganda (double-calibration).

Lihat Cara Reset (Layar TFT & WiFi AP)
Kenapa Wajib Reset? Jika kalibrasi lama masih aktif, waktu di layar bukanlah data mentah (Raw) murni melainkan hasil kalkulasi lama sehingga rumus baru yang dihitung kalkulator akan meleset.
Layar TFT: Settings → Dev Mode → Kalibrasi Waktu → SKL 1.0000 & Offset 0.000s → Simpan.
WiFi AP: Buka 192.168.4.1 → Kalibrasi Waktu Drag → SKL 1.0000 & Offset 0.000s → Simpan.
Data Sesi Uji Coba
Evaluasi 2 titik jarak (misal 201m & 402m)
Geser tabel ke kanan untuk melihat kolom calScale, Offset, dan tombol aksi
Nama Sesi Titik 1 (Raw) RaceCore (201m) Titik 1 (Ref) RaceBox / Acuan Titik 2 (Raw) RaceCore (402m) Titik 2 (Ref) RaceBox / Acuan calScale Run Ini calOffset Run Ini Hapus
Rekomendasi calScale (Scale Factor)
1.0000
Faktor pengali skala akumulasi waktu (Default pabrik: 1.0000). Mengoreksi selisih slope frekuensi.
Rekomendasi calOffset (Offset Detik)
+0.000s
Koreksi offset statis waktu dalam detik (Default pabrik: 0.000s). Mengoreksi delay filter antena dan pemicu gerak launch.
Status Validasi Sesi 3 Run Terverifikasi
Formula Resmi RaceCore:
T_cal = (T_raw * 1.0000) + 0.000
Semua sesi run konsisten dengan deviasi rentang rendah. Siap dimasukkan ke unit RaceCore.
Simulasi Uji Coba: Masukkan Waktu Raw RaceCore (detik):
→ Waktu Terkalibrasi (Acuan Ref): 10.420 s
STANDARD OPERATING PROCEDURE // RACING WORKSHOP

Panduan Langkah Demi Langkah Kalibrasi

Prosedur standar teknisi bengkel balap untuk mendapatkan akurasi telemetri hingga toleransi ±0.01 detik.

0 PRASYARAT WAJIB (RESET DEVICE)

Reset Unit RaceCore ke Default: SKL = 1 & OFFSET = 0

Sebelum mengambil catatan waktu di sirkuit bersama RaceBox, unit RaceCore wajib di-reset terlebih dahulu ke nilai awal murni.

  • ▸ Pastikan SKL (Scale Factor) = 1.0000 dan Offset Detik = 0.000s.
  • ▸ Jika tidak di-reset, waktu yang dicatat bukanlah data mentah (Raw) murni melainkan hasil kalibrasi lama, sehingga rumus kalibrasi baru akan menjadi bertumpuk (double-calibration) dan tidak akurat.
1 PERSIAPAN HARDWARE

Pemasangan & Kesiapan Satelit

Pasang unit RaceCore dan perangkat acuan (RaceBox Mini atau Dragy) berdampingan pada dudukan yang kokoh di kokpit motor atau dashboard mobil.

  • ▸ Pastikan pandangan antena GNSS ke langit terbuka tanpa terhalang pelat logam tebal.
  • ▸ Tunggu indikator satelit (SIV) pada RaceCore mencapai minimal 16 Satelit (Hijau 25Hz FIX) sebelum memulai run.
2 PENGAMBILAN DATA DRAG

Pengujian 2 Titik Multi-Run

Lakukan pengujian akselerasi di lintasan lurus datar (slope sirkuit < 1%) minimal 2 sampai 3 kali run berturut-turut.

  • ▸ Titik 1 (T1): Rekomendasi jarak 201m (1/8 mile) atau akselerasi 0–60 km/h.
  • ▸ Titik 2 (T2): Rekomendasi jarak 402m (1/4 mile) atau akselerasi 0–100 km/h.
  • ▸ Catat catatan waktu dari RaceCore sebagai RAW dan dari RaceBox sebagai REF.
3 INPUT & DETEKSI OUTLIER

Kalkulasi di Tabel Lab

Ketikkan seluruh hasil catatan waktu ke tabel kalkulator di atas. Periksa kolom calScale dan calOffset pada setiap baris.

  • ▸ Jika salah satu run memiliki nilai melonjak jauh (misal akibat roda spin liar saat launch atau rem mendadak), klik tombol Hapus pada baris tersebut.
  • ▸ Ambil nilai RATA-RATA calScale dan calOffset dari kotak hasil di atas.
4 PENERAPAN KE DEVICE

Input ke Hardware RaceCore

Terapkan nilai yang diperoleh ke dalam memori unit RaceCore melalui salah satu dari dua metode resmi:

  • ▸ Metode Layar TFT: Buka menu Settings → Dev Mode / Kalibrasi → Kalibrasi Waktu. Masukkan nilai Scale & Offset, lalu tekan Simpan.
  • ▸ Metode Web AP (WiFi): Sambungkan ke WiFi AP RaceCore_AP, buka http://192.168.4.1 di browser, masukkan nilai di kartu Kalibrasi Waktu Drag, klik Simpan.
5 VERIFIKASI AKHIR

Uji Validasi Final

Lakukan 1 kali run validasi tambahan di lintasan.

  • ▸ Waktu yang dicatat dan ditampilkan di layar RaceCore sekarang akan bersesuaian langsung dengan alat acuan standar sirkuit.
  • ▸ Nilai kalibrasi tersimpan permanen di memori flash NVS ESP32 dan tidak akan hilang meski perangkat dimatikan atau ganti baterai.

Pertanyaan Teknis Seputar Kalibrasi

Memahami prinsip matematika dan dinamika di balik kalibrasi telemetri balap.

Q: Mengapa settingan lama harus di-reset ke Scale: 1.0000 & Offset: 0.000s dulu?
Karena firmware RaceCore menghitung waktu tampil menggunakan rumus: Tampil = (Raw × Scale) + Offset. Jika unit masih menyimpan settingan kalibrasi lama, waktu yang muncul di layar RaceCore bukanlah data mentah (Raw) murni dari satelit GNSS melainkan sudah termodifikasi. Jika waktu tersebut dimasukkan ke kalkulator, kalibrasi baru akan menjadi bertumpuk (*double calibration*) dan menghasilkan angka yang keliru.
Q: Mengapa Titik 1 tidak boleh bernilai 0.000 detik?
Titik (0, 0) adalah waktu statis sebelum kendaraan bergerak. Jika Titik 1 diisi 0.000 detik, rumus regresi linier secara matematis memaksakan nilai Intercept (Offset) bernilai tepat nol (0). Akibatnya, latensi gerak awal dan filter delay antena tidak dapat dikoreksi. Kalibrasi 2-titik yang benar membutuhkan dua titik jarak/kecepatan nyata yang terukur (misal Titik 1 = 201m dan Titik 2 = 402m).
Q: Apa perbedaan antara Scale Factor dan Offset Detik?
Scale Factor (calScale) mengoreksi laju akumulasi waktu atau drift frekuensi osilator kristal (biasanya berkisar 0.9800 – 1.0200). Sedangkan Offset Detik (calOffset) mengoreksi latensi tetap statis dalam satuan detik (misal selisih trigger pemicu awal kecepatan 0.5 km/h, delay antena patch, atau filter GNSS) yang biasanya berkisar antara -0.050s sampai +0.050s.
Q: Apakah unit RaceCore perlu dikalibrasi ulang setiap kali balapan?
Tidak. Setelah unit Anda dikalibrasi dan dicocokkan satu kali dengan perangkat acuan standar sirkuit, nilai calScale dan calOffset tersebut disimpan di memori permanen NVS non-volatile ESP32 dan akan digunakan terus menerus untuk setiap sesi balap berikutnya.
Nilai disalin ke clipboard!